January 12, 2026
Dalam perencanaan pintu aluminium untuk hunian maupun bangunan komersial, pemilihan sistem bukaan menjadi salah satu faktor penting yang sering menentukan kenyamanan dan performa ruang. Dua sistem yang paling umum digunakan adalah sliding biasa dan sliding casement. Sekilas keduanya terlihat serupa karena sama-sama menggunakan mekanisme geser, namun secara fungsi dan kinerja, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.
Memahami perbedaan ini akan membantu Anda menentukan sistem pintu aluminium yang paling sesuai dengan kebutuhan desain dan penggunaan ruang.


Sistem sliding biasa adalah pintu aluminium yang bekerja dengan cara digeser secara horizontal di atas rel. Saat pintu ditutup, daun pintu berada sejajar dengan kusen tanpa adanya tekanan tambahan ke rangka. Mekanisme ini membuat pintu mudah dibuka dan ditutup, serta efisien dari sisi ruang karena tidak membutuhkan area ayun.
Sliding biasa banyak digunakan pada hunian modern karena sifatnya yang praktis dan fleksibel. Sistem ini cocok diaplikasikan pada area semi-outdoor seperti teras, balkon, atau penghubung ruang dalam dan luar, di mana kebutuhan kedapan udara dan air tidak menjadi prioritas utama.


Sliding casement merupakan pengembangan dari sistem sliding konvensional. Selain digeser, daun pintu pada sistem ini akan menekan kusen saat posisi tertutup, sehingga menghasilkan penutupan yang lebih rapat dan stabil. Mekanisme ini membuat performa pintu meningkat, terutama dalam hal kedapan udara, air, dan debu.
Sistem sliding casement umumnya digunakan pada hunian modern dengan standar kenyamanan lebih tinggi, terutama untuk ruang ber-AC atau area yang membutuhkan kontrol lingkungan ruang yang optimal. Dari sisi konstruksi, sistem ini juga terasa lebih solid dan kokoh.


Sliding biasa dan sliding casement sama-sama memiliki keunggulan masing-masing, tergantung pada kebutuhan ruang dan fungsi bangunan. Sliding biasa menawarkan kepraktisan dan kemudahan penggunaan, sementara sliding casement unggul dalam performa penutupan dan kenyamanan ruang. Dengan memahami perbedaan kedua sistem ini, Anda dapat memilih pintu aluminium yang paling tepat untuk mendukung desain dan kualitas bangunan secara keseluruhan.